ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK

UPDATE –ME-LOGO
20th Edition : May, 2020

 


Disampaikan oleh :
Ir. Sudarno Hardjo Saparto AAIK,ICPU,ICBU,AMRP,CIIB,AK3

Nara Sumber :
– ITIKAD ACADEMY

– BUILDING PLANT SAFETY INSTITUTE (BPSI)

Member of :
THE ASSOCIATION FOR OVERSEAS TECHNICAL SCHOLARSHIP (AOTS), 
YOKOHAMA, JAPAN. No reg : 79-23-009 (YKC)

Pada artikel ini kami akan membahas terkait pembelajaran tanki kilang minyak terbakar dan meledak atas permintaan dan petunjuk sahabat saya mas Dedi Pertamina Patra Niaga.
Tangki penyimpanan di kilang dan pabrik kimia berisi bahan yang mudah terbakar dan berbahaya dalam jumlah besar. Kecelakaan kecil dapat menyebabkan kerugian properti jutaan dolar dan gangguan produksi selama beberapa hari. Kecelakaan besar mengakibatkan tuntutan hukum, devaluasi saham, atau kebangkrutan perusahaan. Kami sajikan kasus terbakarnya tanki dibeberapa lokasi kilang minyak di Indonesia.
Kasus Depo bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, terbakar karena kelalaian. Kebakaran diduga bersumber dari percikan api. Percikan berasal dari gesekan antara alat pengambil sampel BBM dan slot ukur, “Percikan api ini menyambar bahan bakar hingga terjadi kebakaran.
Kebakaran penyimpanan aspal di area Refinery Unit IV Cilacap. “Kebakaran terjadi saat tangki aspal sedang dikosongkan, Aspal yang berbentuk padat dikeluarkan dengan memanaskan bagian bawah Indikasi ada rembesan atau Kebocoran Tangki Diduga Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Pertamina RU VI Balongan di Indramayu, kibat dari insiden ini, ratusan warga sekitar lokasi kebakaran terpaksa harus mengungsi ke tempat lebih aman. Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, atas insiden ini sebanyak 932 jiwa diungsikan.
Kilang minyak milik PT. Pertamina Unit II di Jalan Putri Tujuh Dumai, Riau meledak. Peristiwa tersebut ketika dilakukan kenaikan temperatur pada Hydrocraking Unit (Unit HCU) 211. Lalu tiba-tiba muncul percikan api di heater 211-H-1.
Kebakaran melanda kilang minyak PT Pertamina V d Balikpapan, percikan api awalnya muncul di area cooler box (bak pendingin air) Kilang RU V Balikpapan. Kejadian percikan api tersebut terjadi di lokasi yang tidak terkait langsung dengan proses produksi kilang.
Indikasi ada rembesan atau Kebocoran Tangki Diduga Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Pertamina RU VI Balongan di Indramayu, kibat dari insiden ini, ratusan warga sekitar lokasi kebakaran terpaksa harus mengungsi ke tempat lebih aman. Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, atas insiden ini sebanyak 932 jiwa diungsikan.
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkategorikan penyebab yang menyebabkan kecelakaan tangki yang terjadi sehingga menyebabkan kebakaran dan ledakan, serta bagaimana mencegahnya agar tidak terjadi kecelakaan yang sama dikemudian hari, Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi operator dan teknisi tangki serta Asuransi atau reasuransi.
1. Jenis Tangki yang digunakan untuk penyimpanan bahan yang berbahaya dan mudah terbakar adalah :

1.1 TANGKI ATAP TETAP

Tangki dengan atap tetap termasuk tangki atap kerucut, tangki atap kubah, dan tangki atap penyangga kolom, yang semuanya memiliki konstruksi las, paku keling (jenis lain), atau dibaut (jenis lain). Tangki atap tetap biasanya digunakan untuk menyimpan berbagai produk olahan, dari bahan yang mudah menguap hingga bahan bakar minyak berat.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK1 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK2

Tangki atap tetap dilas ke tepi jalan di bagian atas cangkang dan ditutup dari bagian atas dan cangkang dibentuk sedemikian rupa sehingga gaya-gaya menahan ke bawah, seperti atap kubah dan bentuk kerucut). Tangki memiliki satu atau lebih bagian struktural yang disebut gelagar angin yang ditempatkan di sekitar tangki dari atas untuk menahan beban bulking dan angin. Ketebalan minimum pelapisan atap adalah 5 mm pada tangki baru. Ketebalan minimum pelapisan atap adalah 5 mm dari tangki baru. Untuk menopang pelapisan atap dalam tangki hingga diameter sekitar 30 meter.
Rangka atap sering menjulur ke bawah di bawah trotoar dan oleh karena itu dapat menyebabkan penurunan kapasitas penyimpanan jika, pada tahap akhir. Tangki atap tetap dibuat untuk menahan penutup atap apung internal. Pelapisan atap dipasang ke trotoar, dengan pengelasan, dan pengelasan mungkin minimal untuk membuat sambungan mudah patah sebagai perlindungan terhadap tekanan berlebih yang tidak disengaja.
Semua atap tetap harus diberi ventilasi dengan ventilasi terbuka atau melalui katup tekanan / vakum. Agar cairan masuk, udara dan uap harus didorong keluar. Tekanan di dalam tangki harus sedikit di atas atmosfer.
Agar cairan bisa keluar, udara dan uap harus dihisap untuk ini tekanan di dalam tangki harus sedikit di bawah atmosfer.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK3 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK4

Tangki atap kubah mirip dengan tangki atap apung internal yang dirancang sebagai penutup di atas tangki atap apung eksternal. Tujuan utama dome rook adalah untuk memberikan perlindungan dari emisi buronan ke lingkungan

1.2 TANGKI ATAP APUNG INTERNAL

Tangki atap apung internal terdiri dari atap tetap permanen dengan atap apung di dalam tangki.
Atap internal mengapung di atas ponton atau memiliki dek ganda untuk mengapung di atas permukaan cairan Tangki ini umumnya akan ditemukan dalam kondisi layanan di mana volatilitas tinggi (Titik Nyala Rendah) atau cairan beracun disimpan. Pada tangki atap tetap tanpa penutup apung, permukaan cairan bersentuhan langsung dengan ruang udara di atasnya.
Kehadiran penutup apung internal mengurangi kehilangan uap ini setidaknya 95%, fitur yang sangat penting di mana bahan berbiaya tinggi, beracun atau mudah terbakar terkait. Tangki biasanya akan dilengkapi dengan ventilasi terbuka di sekitar atap tetap (sebagaimana ditentukan dalam BS 2654 dan API 650), tetapi ventilasi PV sering digunakan dalam praktiknya.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK5

1.3 TANGKI ATAP APUNG EKSTERNAL

Tangki atap apung eksternal terdiri dari atap yang mengapung di atas permukaan cairan, tetapi atapnya terkena atmosfer.
Atap naik turun dengan perubahan level cairan. Atap apung eksternal terdiri dari segel pelek yang mencegah uap keluar. Biasanya, tangki semacam itu digunakan untuk penyimpanan minyak mentah dan semua produk yang mudah menguap (titik nyala rendah). Minyak mentah cenderung melindungi diri jika menyangkut cangkang tangki terbuka, sedangkan minyak putih tidak memiliki sifat ini dan cangkang yang terbuka menjadi kasar karena terpapar cuaca

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK6 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK7

2 . PENYEBAB KECELAKAAN

Petir adalah penyebab kecelakaan yang paling sering dan kesalahan pemeliharaan adalah penyebab kedua yang paling sering. Sisanya adalah kesalahan operasional, kegagalan peralatan, sabotase, retak dan pecah, kebocoran dan putusnya saluran, listrik statis, nyala api, dll. Untuk mengilustrasikan sebab dan akibat, diagram tulang ikan dikembangkan seperti yang ditunjukkan pada bab 3 Gambar. 1. Diagram tulang ikan seperti yang ditunjukkan pada bab 3 Gambar. 2 juga dikembangkan untuk pencegahan kecelakaan.

2.1. Petir

Ada dua penyebab utama kebakaran terkait petir. Yang pertama adalah sambaran langsung dan yang kedua adalah sambaran tidak langsung Zona sambaran petir langsung memiliki radius antara 10m x 10m. Ketika tangki penyimpanan berada di zona serangan langsung, uap yang mudah terbakar yang terkena efek pemanasan atau saluran sambaran dapat tersulut.
Di antara kecelakaan tanki akibat petir, tanki dihantam secara langsung yang mengakibatkan atap meledak dan kehancuran besar-besaran. Sebagai contoh Sambaran petir ke tangki atap apung yang berisi naphtha pada tanggal 24 Oktober 1995 di Cilacap, Indonesia mengakibatkan kebakaran dan kerusakan properti sebesar 38 juta dolar). Karena kejadian ini, kilang tersebut beroperasi dengan kapasitas sekitar 70% per Juli 1996, dan tidak beroperasi dengan kapasitas penuh hingga Maret 1997.
Penutup pelek tangki atap terapung adalah tempat yang paling mungkin untuk tersulut saat badai petir. Penyegelan yang ketat untuk mencegah keluarnya cairan atau uap sangat diperlukan untuk keamanan penyimpanan.
Katup ventilasi juga merupakan tempat yang mungkin untuk disambar. Proteksi Penahan Petir harus dipasang.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK8

Standar proteksi petir yang ada untuk industri perminyakan tidak banyak membantu. Perlindungan petir radioaktif konvensional yang dipasang pada tangki minyak mentah tidak mencegah tangki tersebut sambaran petir. Publikasi Perlindungan Kebakaran Nasional tentang proteksi petir, NFPA-78/780, menjelaskan masalah dan kebijakan standar industri, tetapi tidak memberikan solusi perlindungan positif.
Petir adalah Pelepasan muatan listrik bahasa awan konsleting listrik dari muatan positif kenegatif atau sebaliknya dengan kekuatan arus 5,000 Ampere sampai 300,000 Ampere. tegangan listrik sekitar 100,000,000 volt, Dengan suhu sekitar 30,000°C, kecepatan rambat rata-rata 100 – 800 km/detik. kalau kita bandingkan listrrik yang terpasang dirumah kita arus 10 ampere, tegangan 220 volt daya terpasang 220 x 10 = 2200 VA
a. Sambaran petir langsung
     1) Didalam Awan
2) Awan ke awan
3) Awan ke tanah
4) Tanah ke awan
     Perlindungan struktur
1) Jenis proteksi Petir :
– Single Rod (franklin rod)
– Meshed cage atau faraday cage
– Taut kabel
– Early stremer emission air terminal
– Radio aktif

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK9 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK10 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK11

     2) Pembumian / Pengikatan
Tujuan Grounding atau pembumian adalah
– Meminimkan pengaruh arus impuls petir terhadap personil, struktur dan peralatan.
– Menyediakan saluran untuk arus tegangan.
– Menyalurkan arus muatan statik dan arus bocor.
– Meminimkan gangguan noise.
     Persyaratan grounding
– Instalasi penyalur petir yang ditanam dan kontak langsung dengan bumi harus mencapai air dalam bumi
– Material electrode grounding marus konduktifitas listrik dan tahan korosi
– Resistansi grounding < 0.5 ohm
– Penampang minimum Elektroda grounding : tembaga : 50 mm2, besi : 80 mm2

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK12

     Bounding / pengikat :
– Menghubungkan bagian-bagian metal untuk mencegah beda tegangan dianatara perangkat didalam dan diluar bangunan tangki
– Mengurangi medan magnit dalam bangunan
b. Sambaran Petir tak langsung
Area Sambaran Petir tak langsung dalam ukuran dari 15 hingga 150 km persegi, yang jauh lebih besar dari zona serangan langsung. Risiko kebakaran terkait efek Sambaran Petir tak langsung jauh lebih tinggi daripada risiko serangan langsung. Setelah serangan di dekatnya, tangki yang kuat masih akan mengambil muatan diinduksi seperti sel badai, dan melepaskan muatan listrik lebih cepat. Sambaran Petir tak langsung :
1) Induksi
2) Konduksi
3) Elevasi tegangan Tanah
Pencegahan Sambaran Petir tak langsung
– Perisaian atau shielding terhadap pengaruh Induksi

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK13

– Penyama tegangan atau equipotential bonding / mencegah elevasi tegangan
– Pemotongan pulsa Petir atau lightning Arrester

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK14

Instalasi penyalur petir harus diperiksa dan diuji :
– Sebelum penyerahan instalasi penyalur petir dari Instalatir ke pemakai
– Setelah ada perubahan atau perbaikan suatu bagunan dan atau instalasi penyalur petir
– Secara berkala setiap dua tahun sekali
– Setelah ada kerusakan akibat sambaran petir
Pemeriksaan yang harus diperhatikan :
– Bangunan tangki dan bangunan sekitar tanki telah dipasang alat penangkal Petir
– Jaringan Listrik dan jaringan Komunikasi (telpon) telah dipasang Peralatan Arrester
– Kabel Penghantar dari Penerima dan dari Arrester ke sistem pertanahan tidak boleh berdekatan dengan Kabel Lain / metal untuk mencegah terjadinya Induksi
– Elektroda bumi, terutama pada jenis benda yang dapat menimbulkan karat
– Kerusakan n-kerusakan dan karat dari penerima, penghantar dan sebagainya
– Sambungan-sambungan Penerima, penghantar, pertanahan dan sebagainya
– Tahanan pembumian dan masing-masing Elektroda maupun elektroda kelompok
– hasil pengujian penangkal petir yang dikeluarkan oleh Depnaker atau yang berwenang

2.2. Kesalahan pemeliharaan

Pengelasan bertanggung jawab atas kecelakaan dikarenakan Kegagalan penangan tangki penyimpanan dimana atmosfer di atas permukaan tanah terkotaminasi uap yang mudah terbakar dari dalam tangki hal ini terjadi dikarenakan adanya kebocoran tangki yang tidak terdeteksi Selama operasi pengelasan di luar tangki.
Hal yang perlu dipahami oleh masyarakat awam bahwa sebagian besar uap atau gas mempunyai sifat tidak berwarna, tidak bau dan berat jenisnya lebih berat dari Udara, misalnya LPG yang terdiri dari unsur propana dan buatana, ditambahi pewangi dari senyawa sulfur, atau methyl mercaptane supaya keberadaan atau kebocorannya gampang dideteksi, perlu hati-hati bila LPG bocor, maka LPG akan berada diatas permukaan tanah karena Berat jenis (BJ) lebih berat dari udara, bau hilang tetapi LPG mungkin masih berada dicekungan permukaan tanah, seyognyanya jika menggunakan uap tau gas yang mudah terbakar diarea terbuka atau menggunakan ventilasi dibawah bukan diatas.
Peraturan OSHA tentang pekerjaan panas dan standar NFPA tentang pengelasan harus ditinjau. Tindakan pengurangan bahaya termasuk prosedur kerja panas yang tepat seperti mendapatkan izin kerja panas, memiliki pengawas kebakaran dan peralatan pemadam kebakaran yang ada, dan pengujian yang tepat untuk ledakan, menutupi dan menyegel semua saluran air, ventilasi, dan semua saluran pembuangan.
Gesekan mekanis dapat terjadi selama pemasangan isolasi juga menghasilkan percikan api yang menyulut uap yang mudah terbakar terjadi selama pemasangan isolasi. Sebagai contoh bila terjadi pengapian akan merobek atap kerucut yang terisolasi menjadi beberapa bagian sehingga menghasilkan kebakaran di permukaan.
Kebakaran dapat menghancurkan tangki dikilang yang hampir kosong selama inspeksi tangki dan ini dapat terjadi ledakan saat memperbaiki saluran pemurnian di atas tangki penyimpanan minyak. Juga dikarenakan kesalahan selama operasi penggilingan pada tangki yang menampung lumpur berbasis minyak bumi.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK15

Kasus kecelakan yang lain adalah pada saat pembersihan tangki dimana nafta yang terperangkap di segel terbakar selama operasi pembersihan tangki penyimpanan nafta Ledakan itu disebabkan oleh penyalaan bahan kimia pembersih.
Percikan dan kejutan listrik juga dapat menyulut uap atau cairan yang mudah terbakar yang juga mengakibatkan kebakaran atau ledakan. Untuk mengurangi bahaya listrik, setiap ruangan, bagian, atau area harus dipertimbangkan secara individual dalam menentukan klasifikasinya yang ditentukan dalam National Electrical Code, NFPA 70, Article 500, Hazardous (Classified) Locations (AIChE, 1993). Insinyur juga harus memperhatikan aplikasi peralatan listrik yang aman.

2.3. Kesalahan operasional

Pengaturan manual yang salah dari sistem transfer menyebabkan tangki meluap atau Pengisian berlebih adalah penyebab paling sering dalam kategori ini.
Kasus pengisian berlebih di antaranya berasal dari tangki bensin, tangki minyak mentah, produk minyak, dari tangki fenol.
Jika tangki berisi cairan yang mudah terbakar terlalu banyak, kebakaran atau ledakan biasanya tidak dapat dihindari. Percikan di dekatnya dapat menyulut uap yang mudah terbakar yang dilepaskan dari tangki. kasus pengisian berlebih menyebabkan kebakaran dan ledakan. Dalam insiden uap dari tangki minyak mentah terapung internal yang terlalu penuh mengalir ke ruang boiler tempat mereka beroperasi atau Angin membawa awan uap yang dilepaskan dari tangki bensin ke insinerator yang berjarak 300 meter. Uap yang dilepaskan dari pengisian tangki yang berlebihan disulut oleh sakelar listrik.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK16

Dalam kasus tekanan berlebih dari tekanan pipa yang memasok pabrik adalah kemungkinan penyebab pecahnya pipa 8 inci antara bola dan serangkaian silinder di fasilitas LPG. Penurunan tekanan terlihat di ruang kontrol dan juga di stasiun pemompaan pipa, tetapi operator tidak dapat mengidentifikasi penyebab penurunan tekanan. Pelepasan LPG berlanjut selama 5-10 menit saat menguap awan melayang ke tumpukan suar dan dinyalakan. Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah kebakaran dan ledakan yang menghancurkan fasilitas. Pemasangan sistem pendeteksi gas dan isolasi darurat yang lebih efektif dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
Kasus lain adalah kecelakaan terjadi selama LPG dan pemuatan propana disebabkan oleh kesalahan operasional., pengemudi secara tidak sengaja memindahkan tanker yang mengakibatkan selang, pelepasan uap, kebakaran, dan ledakan terlepas. Begitu juga jika selang rusak saat memuat minyak ke tangki atau katup pembuangan di bagian bawah bola LPG di kilang dibiarkan terbuka oleh operator yang mengakibatkan rusaknya tangki penyimpanan.
hal ini dapat terjadi Jika katup saluran keluar pada bola butana secara tidak sengaja terbuka yang mengakibatkan ledakan tangki.
Asap atau cairan beracun juga dapat keluar jika operator melakukan kesalahan, sejumlah besar gas beracun dilepaskan ke atmosfer dari tanki secara tidak sengaja. Misalnya asam klorida tumpah dari tangki penampungan limbah dan mencapai saluran air hujan di taman. Kesalahan operasional juga dapat terjadi pada tangki aspal terlalu panas yang menyebabakan kebakaran dan ledakan.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK17 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK18

2.4. Sabotase dan arson

Sabotase adalah penyebab keempat yang sering terjadi. Ada kasus serangan teroris atau arson, kasus pembakaran, dan kasus pencurian. Pencurian amonia anhidrat telah menjadi masalah yang dalam beberapa tahun terakhir

2.5. Kegagalan peralatan

Dalam kasus atap cekung, kasus kegagalan katup, kerusakan pemanas, kegagalan alat analisa, dan kegagalan termostat. Tangki atap apung eksternal yang khas terdiri dari cangkang baja silinder bagian atas terbuka yang dilengkapi dengan atap yang mengapung di permukaan cairan yang disimpan. Sistem segel, yang dipasang pada perimeter atap dan menyentuh dinding tangki digunakan untuk mengurangi hilangnya cairan yang disimpan melalui evaporasi. Sistem segel bergeser ke dinding tangki saat atap dinaikkan dan diturunkan dengan level cairan di dalam tangki. Atap apung mungkin tidak berfungsi secara normal, jika atap tidak seimbang atau badan tangki terdistorsi. Hal ini Ada segel, yang disediakan di sekeliling tangki yang meluncur ke atas dan ke bawah dengan atap tangki dan melindungi uap agar tidak keluar. Kegagalan segel atau hilangnya integritas material menyebabkan insiden pelepasan uap
0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK19Sumber : paper-bat-for-liquid-storage-tanks
Banyak kasus atap beberapa tangki beratap apung tenggelam setelah badai hebat akibat kapasitas drainase yang rendah menyebabkan Uap yang mudah terbakar disulut oleh petir atau muatan statis. Terkadang tekanan berlebih berkembang di dalam, untuk menghidupkan kembali katup nafas yang disediakan; ditemukan bahwa kegagalan katup menyebabkan tekuk tangki.
Dalam kasus badan tangki atap kerucut di servis yang berisikan naphtha menyusut akibat kegagalan katup ventilasi. Katup pembuangan pada bola LPG membeku dan tidak dapat menutup akibat penguapan LPG setelah sampel diambil. Sejumlah besar uap LPG yang dilepaskan mengakibatkan kebakaran besar, kasus lain misalnya katup pengaman pada tangki belerang cair tidak terbuka saat tangki terlalu panas sehingga mengakibatkan ledakan. Diperlukan pemeriksaan dan perawatan rutin untuk memastikan integritas semua katup pada tangki penyimpanan.

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK20 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK21

Penganalisis oksigen yang digunakan untuk mengatur laju sapuan nitrogen dari tangki penyimpanan air limbah di pabrik petrokimia tidak berfungsi dan memungkinkan oksigen menumpuk di dalam tangki mengakibatkan Ledakan dan kebakaran kerusakan peralatan yang signifikan
Minyak kental biasanya dipanaskan untuk meningkatkan fluiditasnya. Jika pemanas tidak berfungsi atau termostat gagal, oli mungkin terlalu panas sehingga uap yang mudah terbakar terlepas. Kebakaran akan menghancurkan tangki bahan bakar minyak disebabkan oleh pemanas malfungsi.

2.6. Retak dan pecah

Ada retakan tangki, bak pecah satu lubang atap dan retak flensa mengakibatkan tumpahan termasuk minyak, asam klorida, asam sulfat, belerang cair, dan larutan natrium sianida, mengakibatkan kebakaran dan ledakan. Sebagian besar kerusakan tangki penyimpanan disebabkan oleh usia, korosi dan gerakan seismik. Retak bisa terjadi di bagian bawah atau tepi pengelasan. kasus retakan di dasar tangki penyimpanan minyak mentah disebabkan oleh penurunan tanah yang lambat menyebabkan tumpahan minyak mentah dari tangki penyimpanan ke pematang di kilang.
Korosi dari las yang rusak disebabkan kegagalan pengelasan dikaitkan dengan tiga kemungkinan, termasuk bakteri pereduksi sulfat mikrobiologis dari hydrotesting tangki dengan air laut atau karena malfabrikasi. Begitu juga pecahnya tangki yang mengandung asam sulfat di pabrik pewarna dan runtuhnya tangki fiberglass yang mengandung asam klorida disebabkan dengan kurangnya perawatan

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK22

2.7. Listrik statis

Kecelakaan tangki disebabkan oleh listrik statis. terjadi selama pengambilan sampel tangki penyimpanan yang berisi cairan yang mudah terbakar di area terbuka. Operator menggunakan perangkat atau wadah logam yang dihubungkan dengan benang nonkonduktif. Untuk mengurangi bahaya pengambilan sampel, hindari operasi di area terbuka. Jika operasi di area terbuka tidak dapat dihindari, gunakan gelas kimia pengambilan sampel dan pengukur pengambilan sampel yang terbuat dari bahan non-konduktif. Jangan gunakan perangkat apapun yang terbuat dari logam.
Aliran fluida di saluran penghubung dan turbulensi di pompa juga dapat menyebabkan pengisian cairan dan pipa mengakibatkan percikan antara bagian logam terutama saat pompa dimasukkan atau dilepas.
Sebuah insiden disebabkan oleh pelepasan listrik statis yang dihasilkan selama perpindahan fluida. Wadah harus terikat satu sama lain, dan wadah yang dikeluarkan harus diberi grounding selama pemindahan cairan. Hindari menggunakan perangkat apa pun yang terbuat dari logam. Muatan statis maksimum dikembangkan selama transfer material. Pengikatan wadah harus dilakukan untuk membuat potensi yang sama

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK23 0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK24

2.8. Kebocoran dan pipa pecah

Kasus LPG bocor selama beberapa jam tanpa terdeteksi setelah sebuah kapal tanker memompanya ke pantai di fasilitas penyimpanan, sebuah pompa bahan bakar yang beroperasi di lubang katup dinyalakan oleh motor listrik untuk pompa tersebut mengakibatkan kebakaran besar yang merusak tangki penyimpanan di tangki bahan bakar yang berdekatan.
Pecahnya sambungan ekspansi pada jalur pipa transfer dapat mengakibatkan Ledakan tangki propana di pabrik disebabkan oleh gerakan pipa dimobil atau disebabkan penyalaan kebocoran minyak dari alat yang mengukur berapa banyak minyak yang dipindahkan melalui tangki.
Kegagalan disk pecah pada jalur proteksi kebakaran tangki penyimpanan dan terjadi kebocoran dari pipa yang menyebar ke gardu listrik. Kebakaranhebat terjadi setelah ledakan mengguncang ladang minyak yang membakar sekitar setengah dari pusat pengumpulan minyak, stasiun penguat gas, dan gardu listrik kebakaran itu akibat kesalahan teknis, bukan terorisme atau sabotase.

2.9. Api terbuka

Api terbuka seperti api unggun, asap rokok, dan partikel panas juga menyulut uap yang mudah terbakar di sekitar tangki penyimpanan.
Kecelakaan termasuk kecelakaan disebabkan oleh kebakaran atau ledakan di dekatnya atau karena merokok. Dapat juga terjadi disebabkan oleh partikel karbon pijar yang dilepaskan dari atas tumpukan flare setinggi 8 meter atau menyalakan korek api saat memeriksa level oli tangki penyimpanan pada malam hari. Nyala api tersebut menyulut uap yang mudah terbakar dan mengakibatkan ledakan

2.10. Bencana alam

Kerusakan tangki penyimpan minyak akibat gempa bumi merupakan fenomena kompleks yang melibatkan karakteristik gerakan seismik, struktur tangki, karakteristik tanah, sifat fisik suatu zat yang terkandung, dan lain-lain yang semuanya berinteraksi satu sama lain. Gempa bumi jugamengakibatkan tumpahan minyak atau kebakaran dahsyat. Kebakaran besar disebabkan oleh penyalaan uap hidrokarbon dengan percikan api yang dihasilkan saat gempa bumi. Gempa bumi dapat juga mengakibatkan retaknya tangki penyimpanan.
Badai cukup sering menyebabkan kerusakan signifikan pada tangki penyimpanan. Kebakaran di tangki minyak tangki penyimpanan dapat menghancurkan tangki penyimpanan di area tangki-tangki.
0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK25Sumber : paper-bat-for-liquid-storage-tanks

2.11. Reaksi pelarian

Reaksi pelarian eksotermik dapat terjadi ketika kotoran atau bahan asing ada di tangki penyimpanan dapat disebabkan oleh aksi pirolitik soda kaustik yang digunakan untuk membersihkan jaringan pipa dan minyak diesel bersifat piroforik. Tindakan sejumlah kecil gas amonia secara keliru dimasukkan ke dalam tangki etilen oksida yang memicu polimerisasi eksotermik dan ledakan begitu juga emulsi minyak dan air panas bereaksi dan menghasilkan buih, pelepasan uap dan mendidih atau Pelepasan uap metil isosianat dari tangki penyimpanan disebabkan oleh reaksi eksotermik metil isosianat cair dengan air.

3. Diagram Tulang Ikan

Diagram tulang ikan (Diagram sebab dan akibat) yang ditemukan oleh Dr Kaoru Ishikawa (Ishikawa dan Lu, 1985) digunakan untuk meringkas efek dan penyebab yang menciptakan atau berkontribusi pada efek tersebut.
3.1 Kecelakaan pada tanki
Kecelakaan yang terjadi pada unit tanki minyak, gas dan kimia, kami gambarkan dalam diagaram ishikawa sebagai berikut :

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK26

3.2 Pencegahan Kecelakaan
Sedangkan pencegahan yang terjadi pada unit tanki minyak, gas dan kimia kami gambarkan dalam diagaram ishikawa sebagai berikut

0000 ANALISA TANKI KILANG MINYAK TERBAKAR DAN MELEDAK27

“Our services : Risk Engineering Survey, Valuation Survey, Digital Enterprise Risk Management, Risk Consultant”